Baiti Jannati

>> Friday, December 31, 2004

"Baitii jannatii" (rumahku surgaku)... terwujudnya adalah sebuah dambaan. Mungkin istilah yang lebih populer di masyarakat adalah "Home Sweet Home". Rumah yang seperti apa ya yang bisa menghadirkan surga didalamnya?

Rumah yang bukan hanya secara fisik dilabeli "moslem apartment" tentunya, tetapi rumah yang mampu menciptakan ke-harmoni-an, harmoni antar penghuninya, harmoni antar perabotnya. Perabot yang jauh lebih penting dari sekedar meja, kursi dan almari.

Semoga rumah baru kita bisa menjadi surga unk kita ber-3 temans, sebuah keluarga yang dibangun (insya Allah) dgn dasar ketaatan kepada Allah. Keluarga baru kita ini, jika ibarat akan berlayar, barulah saja diberangkatkan. Ketika ia telah berlayar, dalam perjalanannya akan kita temukan badai-badai yang menghantam, introspeksi diri dan saling mengerti.

Insya Allah rumah kita tidak hanya akan menjadi tempat melepas penat, tapi juga rumah tempat kita belajar menjadi lebih dewasa, sbg hamba dan sbg manusia.

Read more...

Tidaklah genap 1 milyar tanpa "recehan cepek"

>> Thursday, December 30, 2004

Skrg ini banyak muncul phenomena2 amal yg caranya tidak muttaba'ah (mengikuti sunnah). Ketika seorang ustadz berusaha meluruskan, justru malah dibantah dgn pertanyaan, "Mengapa anda justru tertarik membicarakan masalah2 cabang (furu') seperti itu?"

Nah bagaimana cara menjawab pertanyaan2 yg kalau dilihat dari maknanya, sepertinya sudah salah. Teringat sebuah analogy menarik yang pernah dipaparkan oleh seorang ustadz. Sekedar permisalan

  • Apakah uang recehan cepek ditangan seorang konglomerat cukup berharga, sementara ditangannya ada harta milyaran bahkan mungkin trilyunan rupiah?
    - Tidak, bahkan mungkin dianggap merepotkan.
  • Apakah recehan cepek itu akan ditolak oleh sekian ribu "polisi cepek di jalanan?
    - Tidak tentu saja.

Dalam perumpamaan ini ada 2 hal terpenting. Pertama: recehan cepek itu bernilai atau tdk bernilai tergantung siapa yg memandangnya. Kedua: recehan cepek itu dianggap pelengkap dr uang 1 milyar, menurut kekaffahan dan keutuhan jumlah, uang 1 milyar tidak bisa dikatakan 1 milyar jika kurang 1 rupiah, apalagi cepek.

Dlm Islam ada istilah ushul (perkara2 pokok) dan furu' (perkara2 cabang). Tapi jika pemilahan ini dimaksudkan unk membuat jarak antara keduanya lalu yg furu' ditinggalkan krn dianggap tdk pokok, mk itu adl perbuatan yg naif. Artinya, meskipun anda sudah memegang dan menguasai uang 1 milyar, jgn abaikan cepek. Meskipun anda merasa memahami Islam dan mengamalkan pokok2 dari ajaran Islam, jgn abaikan perkara2 yang termasuk furu' yg mungkin hanya pelengkap yg ushul.

Lebih gamblangnya, yang kecil dan remeh saja tidak sanggup mengamalkan, apalagi yg besar???

Read more...

Untuk Seorang Kawan - Bersabarlah

>> Tuesday, December 28, 2004

Kawan, aku tak pandai merangkai kata. Namun diam-diam ku simak perjalanan hidupmu. Sabarlah teman, ujian-ujian Nya adalah anugrah bagimu. Semoga suatu saat nanti kita dipertemukan kembali dgn keadaan iman yang lebih baik.

Semoga nasehat dibawah ini bisa menguatkanmu...

[sumber: jilbab-online]
Ketika ujian menghampiri kita, ada dua hal yang mesti kita ingat:

1. Bahwa ujian yang kita alami ini datang dari Allah Subhanahu wa Ta'ala
"Tiada sesuatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi menyombongkan diri."
(Al-Hadid:22-23)

2. Bahwa ujian itu baik bagi kita
Di balik ujian yang kita alami, terdapat hikmah dan faidah yang besar yang baik dan bermanfaat untuk kita. Tentunya apabila ketika ujian itu kita hadapi dengan kesabaran. Diantara hikmah dan faidahnya adalah:

a. Diampuni dosa dan kesalahan
"Setiap musibah yang menimpa mukmin, baik berupa wabah, rasa lelah, penyakit, rasa sedih, sampai kekalutan hati, pasti Allah menjadikannya pengampun dosa-dosanya"
(HR. Bukhari-Muslim)

"Tidaklah seorang Muslim ditimpa gangguan berupa penyakit dan lain-linnya, melainkan Allah menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya."
(HR. Bukhari-Muslim)

b. Ditinggikan derajatnya
"Tidaklah seorang mukmin tertusuk duri atau yang lebih kecil dari duri, melainkan ditetapkan baginya satu derajat dan dihapuskan darinya satu kesalahan."
(Diriwayatkan Muslim)

Dari Abu Hurairah Radhiallahu'Anhu, dia berkata Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
"Sesungguhnya seseorang benar-benar memiliki kedudukan di sisi Allah, namun tidak ada satu amal yang bisa menghantarkannya ke sana. Maka Allah senantiasa mencobanya dengan sesuatu yang tidak disukainya, sehingga dia bisa sampai ke kedudukan itu."
(Ditakhrij Abu Ya'la, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim; Menurut Syaikh Al-Albany: hadits hasan)

c. Pembuka jalan ke surga
Allah Subhanahu berfirman:
"Hai anak Adam, jika engkau sabar dan mencari keridhaan pada saat musibah yang pertama, maka Aku tidak meridhai pahala bagimu selain surga."
(Ditakhrij Ibnu Majah; Menurut Syaikh Al-Albany: hadits hasan)

d. Menjadikan kita ingat kepada Allah dan kembali kepada-Nya
Biasanya ketika seseorang dalam keadaan bahagia, suka tenggelam dalam kenikmatan dan syahwat. Menyibukkan diri dalam urusan dunia dan melalikan Allah, dan tidak jarang terjerumus dalam kemaksiatan dan kedurhakaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ketika Allah mencobanya dengan musibah, dia akan ingat kepada Allah, bertobat, dan kembali memenuhi hak-hak Allah yang telah dia tinggalkan.

e. Menjadikan kita sabar
Abdul Malik bin Abjar berkata:
"Setiap orang pasti mendapat cobaan afiat, untuk dilihat apakah dia bersyukur, atau mendapat bencana untuk dilihat apakah dia bersabar."

Apabila kita memahami hal ini, yaitu musibah dapat menghapus dosa kita dan mengangkat derajat kita; maka sabar dan ridholah terhadap hal tersebut karena janji Allah itu pasti:
"Dan Allah menyukai orang-orang yang sabar."(Ali Imran:146)
"Sesungguhnya hanya kepada orang-orang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas."(Az-Zumar:10) "Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan): 'Keselamatan atas kesabaranmu.' Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu."(ar-Raad: 23-24)

"Sungguh unik perkara orang mukmin, sesungguhnya semua perkaranya adalah baik. Jika ia mendapat kebahagiaan, ia bersyukur dan jika ia mendapat ujian ia bersabar, maka (hal itu) merupakan kebaikan baginya."(HR.Muslim)

Read more...

Inikah salah satu tanda-tanda kiamat?

>> Monday, December 27, 2004

Gempa bumi yang melanda Aceh disebabkan karena tumbukan antara dua lempeng besar yaitu lempeng Indo-Autralia dan lempeng Asia. Gempa di Aceh yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dgn kekuatan 8.9 scala richter tersebut kemudian diikuti oleh gempa di Andaman dan Nicobar. Korban tewas akibat gempa dan gelombang tsunami tersebut meroket menjadi 20-ribu orang. Tidak hanya Indonesia yang terkena gempa, Maladewa, Malaysia, India, Burma, Bangladesh, Somalia, Thailand, dan Srilanka juga merasakan kedahsyatan gempa ini.

Merinding dan tercengang ketika sebuah stasiun televisi swasta menyiarkan berita ini Ahad pagi kemarin.

Inilah salah satu tanda2 kiamat. Benar adanya apa yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, katanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Tidak akan datang Kiamat sehingga banyak terjadi gempa bumi" [Shahih Bukhari, Kitab Al-Fitan 13 : 81-82]

Dan diriwayatkan dari Salamah bin Nufail As-Sukuni, Ia berkata : Kami sedang duduk-duduk di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lalu beliau menyebutkan suatu hadits yang antara lain isinya: "Sebelum terjadinya hari Kiamat akan terdapat kematian-kematian yang mengerikan, dan sesudahnya akan terjadi tahun-tahun gempa bumi." [Musnad Imam Ahmad 4 : 104 dengan catatan pinggir Muntakhab Al-Kanz. Al-Haitsami berkata, "Diriwayatkan oleh Ahmad, Thabrani, Al-Bazaar, dan Abu Ya'ala dan perawi-perawinya adalah perawi-perawi kepercayaan." [Majmu'uz Zawa'id 7 : 306]

Dari Abdullah bin Hawalah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah meletakkan tangan beliau di kepala saya, lalu beliau bersabda: "Wahai putra Hawalah, jika engkau melihat perselisihan telah terjadi di tanah suci, maka telah dekat terjadinya gempa-gempa bumi, bala bencana, dan perkara-perkara yang besar, dan hari Kiamat pada waktu itu lebih dekat kepada manusia dari pada kedua tanganku ini terhadap kepalamu." [Musnad Ahmad, 5 : 188]

Diriwayatkan secara marfu' dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya di antara tanda-tanda telah dekatnya hari Kiamat ialah … banyak terjadi kematian secara mendadak." [Al-Haitsami berkata, "Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Ash-Shagir dan Al-Ausath dari gurunya Al-Haitsam bin Khalid Al-Mashishi, sedangkan dia itu dhaif". Majma'uz-Zawaid 7 : 325, Al-Albani berkata, "Hasan" Dan beliau menyebutkan orang-orang yang meriwayatkannya, yaitu Ath-Thabrani dalam Al-Ausath dan Adh-Dhiya' Al-Maqaddasi. Lihat : Shahih Al-Jami' Ash-Shaghir 5 : 214, hadits nomor 5775]

Nasehat dari Imam Bukhari Rahimahullah: "Peliharalah keutamaan ruku'mu pada waktu senggang. Sebab, boleh jadi kematianmu akan datang secara tiba-tiba. Betapa banyaknya orang yang sehat dan segar bugar lantas meninggal dunia dengan tiba-tiba"

[sumber: almanhaj.or.id]

Read more...

Orang yang concern menjaga keaslian Islam dianggap asing?

Sejak awal Rasulullah Shalallallahu Alaihi wa Sallam sudah mengingatkan bahwa orang2 yang concern menjaga keaslian Islam akan dianggap sebagai orang2 yang asing. Lebih tepatnya "aneh", dicibir-dikucilkan-terabaikan, menurut sisi pandang orang banyak.

Ketika mayoritas orang meniti suatu jalan dengan sokongan dan dukungan, meskipun bertentangan dengan syariat, justru orang2 yang terasing karena agamanya ini hampir tidak tampak, karena mereka berada di jalan yang lain.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dia berkata, Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda: "Islam dimulai dalam keadaan terasing dan akan kembali menjadi terasing seperti permulaannya. Maka beruntunglah orang2 yang dianggap terasing." (diriwayatkan oleh Muslim, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Juga sebagaimana dituturkan oleh Al-Irbadh bin Sariyah, dia berkata Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam menyampaikan nasehat kepada kami yang membuat mata semua orang menangis dan semua hati bergetar. Lalu beliau bersabda: "Telah kutinggalkan kalian pada sesuatu yg putih, malamnya seperti siangnya. Tidak ada yang menyimpang dari sepeninggalku, kecuali orang2 yang membuat kerusakan. Siapa diantara kalian berumur panjang, tentu dia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka hendaklah kalian berpegang kepada sunnahku menurut apa yg kalian ketahui, juga sunnah Al Khulafa' Ar Rasyidun yang mengikuti petunjuk. Gigitlah sunnah itu dgn gigi geraham." (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ahmad)

Langkah kaki hrs tetap diayunkan, tidak bisa mandheg ditengah jalan, unk meraih Izzatul-Islam wal-Muslimin

Read more...

Barang siapa meninggalkan sesuatu karena Allah maka Allah akan menggantikan dgn yang lebih baik

Ketika ada rasa gamang, bingung dan limbung, mau apa dan kemana. Semua nasehat bagaikan serangan bertubi-tubi. Justru menjadi begitu sulit diterima.

Yang ada hanya rasa takut, mengapa semua seolah tiada berpihak. Merasa terjebak..., lagi. Keledaipun tidak akan terjatuh 2 kali.

Astaghfirullah...

Mengapa limbung? Bukankah aku disisimu untuk mengerti semua takutmu, semua sedihmu, semua"mu"? Jangan kau tolak mutiara2 itu, ambillah dengan lapang, terimalah.

Setiap episode kehidupan manusai adalah bagian dari qadarNya. Dan DIA berjanji: "Barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dgn yang lebih baik." Berdoa dan istiqomah, DIA maha tau yg terbaik. Sabar, insya Allah akan sampai jua kesana.

Read more...

Bismillah

Segala puji bagiNya, kami mohon ampunanNya, kami mohon perlindungan kepada Allah dari keburukan diri kami dan keburukan amal2 kami.

Siapa yang diberi petunjukNya maka tiada seorangpun yang dapat menyesatkannya dan siapa yang disesatkanNya maka tiada seorangpun yang dapat memberinya petunjuk.

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kpd Muhammad, kerabat, para shahabat, dan siapapun yang mengikuti jalan mereka dgn baik hingga hari kiamat.

Blog ini dibuat insya Allah diniatkan untuk mengumpulkan hikmah2 yang tercecer sepanjang perjalanan. Sedih dan senang adl ujian, rangkaian dari skenarioNya. Setiap ujian tentu mengandung pelajaran. Kadang sulit menyikapi ujian dgn hati terbuka dan lapang. Jangankan menyikapi..., memandang dgn hati terbuka saja begitu payah, padahal begitu luas dan dalam pelajaran yang IA berikan.

Read more...

  © Blogger template by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP