Thursday, February 24, 2005 | 1:10 PM

Hanya Dia yang Maha Berkehendak


Bahagia, itu yang bunda rasakan ketika bunda tau akan keberadaanmu sayang...
Walau kau masih dalam bentuk segumpal darah yang blm bernyawa...
sudah muncul rasa memiliki dalam diri bunda.
hati2 sekali bunda menjagamu nak, amanah dariNya.
walaupun terbersit pikiran2 bodoh ttg bagaimana nantinya bunda akan membesarkanmu sdgkan bunda dan ayah masih blm bisa tinggal bersama...
tapi bunda yakin...Allah Maha tau yang terbaik bagi kita...Allah lah yang Maha berencana atas semuanya...
bunda jalani hari2 bersamamu dgn bahagia.

Tapi itu tak berlangsung lama, hanya 2 hari bunda bisa berusaha mengenal dan menyayangmu...
iya, hanya berselang 2 hari setelah bunda tau bunda memilikimu, bunda pun tau bunda telah kehilanganmu...
darah merah segar yang mengalir disertai rasa sakit yang sangat...
sakit sekali...rahim bunda seperti ditarik, ditusuk, dirobek...sakit sekali...
keringat dingin disekujur tubuh...karena menahan sakitnya...
pelukan ayah diiringi istighfar membantu menguatkan bunda...
cemas, panik, takut, dan sedih...

3 kali ultrasonic scan...dan 2 kali internal scan...
sudah...sudah cukup...
sakit sekali ketika alat2 kedokteran itu masuk kedalam rahim bunda dan berusaha men-scan, mencari apakah kau masih disana nak...
Qadarullah...bunda pasrah...
dan kau pun tak ditemukan lagi didalam rahim bunda...
bersamaan dgn itu darah pun masih mengalir, bahkan lbh banyak.
ada 2 kemungkinan yang dokter sampaikan kpd bunda dan ayah...
pertama bunda memang telah kehilanganmu dan kedua kau ada di luar rahim, di tuba falopi dan kehamilan bunda disebut ectopic pregnancy...dan ini berbahaya, untukmu dan untuk bunda...
astaghfirullah...

"Mrs Martina, you'll be admitted to KK hospital."...
"We need to monitor your heart pulse and blood pressure..."

tidak...tidak dokter...
saya pulang saja...
(tak bisa bunda bayangkan bila bunda hrs tinggal dirumah sakit...)
Bunda memilih untuk istirahat dirumah dan kembali beberapa hari lagi untuk check up.

...Hanya Allah yang Maha kuasa diatas segalanya...
semoga diakhirat kelak kau bisa menarik bunda dan ayah ke surga nak...

Labels:


posted by Ummu Khansa-Syifa   6 comments

Wednesday, February 16, 2005 | 3:53 PM

Mami...Mami...


(atas request fans nya mami... :P )

alhamdulillah mami saya sehat2, baik2...tambah seger ...(endut maksudnya, hehe)
masih jago jahit
masih suka merombak baju2 lama, di gedein, dikecilin, ntar digedein lagi...
masih jago masak
masih tidak suka melihat anak2nya bgn siang
masih tidak suka melihat rumah berantakan
masih tidak suka melihat makanan bersisa
masih tetep ceria, PeDe, dan lucu

spt biasa kalau semua lagi ngumpul, banyak kita hbskan waktu ngobrol dan curhat rame2,
mami memang selalu bisa menempatkan diri sbg teman bagi anak2nya.
selalu berusaha tetap 'gaul' dan up-to-date dgn dunia anak2nya (walaupun dunia ke3 anaknya semua jauh berbeda).

satu fakta yg membuktikan mami masih PeDe dan lucu...
**********ditengah2 obrolan tentang singapore...
M:"eh dek mami skrg bisa bhs inggris lho"
Anak2 (A):"ah masak mam...paling2 yes no"
M: "eh, enak aja...kan pulang dr singapore mami blj bhs inggris"
A: "emang gimana mam?"
M: "coba mountain artinya apa?"
A: "gunung"
M: "yeeeee...salah"
A: "ih mami PD bgt deh, mountain itu gunung mam, emang apa?"
M: "mountain kan air mancur"
A: (saling berpandangan sambil gubrak2...)
M: (bingung) "lho iya kan...inget ngga dulu kita ke sentosa nonton musical mountain"
A: hiyaaaaaa....mami.....itu kan musical fountain....
jeger... jeger...(terbukti sudah)

liburan kali
ini mami jarang masak, tapi jahit terus...
M: "duh mbak, rok mu tu cuma satu po? udah dhedhel dhuwel gini, bladhus lagi! (melebih2kan, pdhl cuma lepas jahitannya dikit dibagian samping)"
D: "hehe iya, rokku yang lain kan ilang mam, korban klepto di flat lama..."
___dan sim salabim...pas
mau balik ke spore tau2 sudah jadi 4 rok plus 4 baju baru hasil jahitan mami sendiri.
makasih mam, i love you deh...

begitu dalamnya kasih sayang seorang ibu...
semua yang dilakukan, dilakukannya untuk anak2nya.
(gimana balasnya ya?)

Jadi teringat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:
bahwa ketika sahabat Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhuma melihat seorang menggendong ibunya untuk tawaf di Ka'bah dan ke mana saja 'Si Ibu' menginginkan, orang tersebut bertanya kepada Abdullah bin Umar,
"Wahai Abdullah bin Umar, dengan perbuatanku ini apakah aku sudah membalas jasa ibuku?"
Jawab Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhuma, "Belum, setetespun engkau belum dapat membalas kebaikan kedua orang tuamu" [Shahih Al Adabul Mufrad No.9]

spt kata mbak daffo...hutang budi kita kepada ibu memang tak terbalaskan.
nulis tentang mami jadi kangen lagi deh (ayo yang request tanggung jawab!)


dengan cinta untuk mami.
ku tau selalu ada namaku dalam lirih doa2mu.

Labels:


posted by Ummu Khansa-Syifa   8 comments

Tuesday, February 15, 2005 | 9:51 AM

Refreshed...


Alhamdulillah...seminggu dirumah bisa melegakan rasa yg selama ini tertahan...rasa kangen, lelah, gundah, bosan, sedih, cemas...

tidak banyak yang berubah di kota kecil ku, masih segar seperti dulu...
jalan2 pagi ke gunung, pulangnya mampir makan pecel pake es teh...hmmm...
atau ke waduk, pulangnya mampir makan nila goreng...hmmm
atau jalan2 kepasar (lho) pulangnya makan serabi...hmmm
setiap hari ada jadwal jalan2 pagi dan sarapan...

jadwal utama liburan kali ini menemani suami berburu buku, alhamdulillah pas bgt ada pameran buku2 islami di solo...
rame, hampir setiap penerbit buku2 islam membuka stand disana.
sampai2 spt org ngga pernah liat buku...
yang ini bagus, itu juga, ini terbaru, itu penting, ini menarik, itu murah, ini diskon, itu...ini...itu...ini...
comot sana comot sini...jreng...akhirnya ga kerasa masing2 sudah bawa 3 tenteng kantong plastik besar berkilo2 penuh buku...(sayang buku titipan dari singapore malah ngga ketemu, afwan ya neng)

waduh2...langsung deh di warning suami "hayoo awas kalo ga dibaca, pokoknya tiap minggu di tes 1 buku"
"hehehe...sip, insya Allah"
(ayuk yang mau minjem silakan sms...banyak buku tentang wanita nih)

Disana juga sempat melihat bang Nopriadi...sedang mengisi acara bedah buku, tapi karena rame ga sempat cari tau buku yang di bedah judulnya apa...yang jelas terdengar kata2 kapitalis amerika dan sejenisnya.
sempat ketemu juga sama temen2 suami, ada temen kampus dulu, temen kost2an, bahkan temen sma...subhanallah

puas cari buku trus silaturahim ke rumah sahabat lama yang baru saja menikah...
subhanallah...rumah mungil calon dokter itu didominasi dgn rak2 buku besar yang tidak hanya disini dgn buku2 kedokteran tapi juga komplit dgn buku2 fiqih, hadist, ahkam, tauhid...macem2...
semoga semangatnya mencari ilmu yg haq bisa menjadi contoh...

jadwal berikutnya ke mantan kampus suami, ugm...
menemui mantan dosen TA suami.
bapak dosen ini sudah lebih dari sekedar dosen bagi suami...
jgn salah, beliau selain ahli dibidang mesin dan industri juga sangar dalam hal ilmu agama...
terlihat dari koleksi buku2 di ruang kerja beliau di kampus...
ngga tanggung2, kitab2 asli berbahasa arab tersusun rapi, berderet di rak bukunya.
juga nampak dari penampilannya yang bersahaja dgn berjenggot dan celana yang tdk isbal.
cukup lama juga ngobrol2 dgn pak dosen.

belajar dari org2 spt sahabat saya dan dosen suami tsb...
bagaimana mereka bisa membuat skala prioritas dalam mencari ilmu dan me-manage waktu belajar...
ilmu ad-dien dan ilmu dunia bisa sama2 berjalan.
ilmu dunia sbg wasilah untuk mencari ma'isyah dibekali dgn ilmu dien yang kuat dan mantap sehingga semua yang
dilakukan bisa manfaat didunia sbg manusia dan bekal di akhirat sbg hamba.

naudzubillah min dzalik jika ilmu dunia malah menjadikan manusia sombong dan lalai...
berkata sebagian salaf, "Inti dari ilmu adalah takut kepada Allah".
Berkata Abdullah bin Mas'ud radhiallahu 'anhu,
"Cukuplah takut kepada Allah itu dikatakan sebagai ilmu dan cukuplah membangkang dari-Nya dikatakan sebagai kejahilan."

Berkata juga sebagian salaf : "Barangsiapa yang lebih mengenal Allah niscaya dia lebih takut kepada-Nya".
Dan menunjukkan kebenaran makna ini, sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam:
"Adapun aku, demi Allah, adalah orang yang lebih takut kepada Allah daripada kalian dan aku lebih bertakwa kepada-Nya daripada kalian". [Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim].

Sesungguhnya orang-orang yang takut dengan Rabb mereka yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.[Al-Mulk : 12]

Dan bagi orang-orang yang takut dengan Tuhannya disediakan dua surga.[Ar-Rahman : 46].

Labels:


posted by Ummu Khansa-Syifa   5 comments

Friday, February 04, 2005 | 8:40 AM

What do u regard me as?


Episode protes

Kadang kita bisa begitu dekat
Sampai bisa berangkulan dalam air mata
Tapi kadang kita bisa begitu jauh
Sampai kumerasa tak punya tempat di hatimu atau mungkin cuma bisa nyempil di sudutnya
Adakah sesuatu diantara kita?
Mungkinkah aku menganggapmu sebagai sahabat sedang kau tdk demikian?


nb. buat yg ngerasa, sms aku ya...bilang you love me!
hehehe, ku tunggu

Labels:


posted by Ummu Khansa-Syifa   3 comments

Thursday, February 03, 2005 | 11:30 AM

Arhenius Equation


Wah apaan nih Arhenius Equation...
bagi yang belajar chemistry, equation ini pasti udah ngga asing lagi...

Rate of reaction = A exp (-Ea/kT)
A is proportional to frequency
exp (-Ea/kT) is related to energy

Sekilas equation ini biasa2 saja...sama spt equation yang lain...
tdk ada yang istimewa...
Begitu juga pendapat saya sampai saat itu, Lap Chan, profesor saya di Chartered mengemukakan pendapatnya yang menarik tentang equation ini.
Equation ini, intinya: reaction rate is proportional to frequency (of collision) and temperature, understandable bukan...???
tentu saja secara logic memang benar bahwa reaction akan lebih cepat jika collision lebih banyak dan temperature lebih tinggi.

Yang menarik adalah...equation ini ternyata applicable tidak hanya dalam chemical reaction secara text book theory...
Chemical reaction yg ada di theory2 itu bisa di-analogikan dgn "mariage" alias "pernikahan".
"Reaksi pernikahan" ini juga dipengaruhi oleh 2 faktor diatas, frequency (of meeting the potential wife/husband) dan energy. Energy? energy disini bisa dianalogikan dgn umur kita...

Jadi begini...(gaya ala Dea)
Kalo si pria sering bgt ketemu sama si wanita, tapi mereka sama2 masih berumur 5 tahun...ya ga mungkin dong mereka menikah...bisa dibilang blm ada "energy" untuk menikah.
Begitu juga kalo si Pria 25 tahun, si wanita 22 tahun...sama2 sudah ada energy untuk menikah...tapi yang satu dikutub utara dan yg satu di kutub selatan dan tdk ada chance unk bertemu, pernikahan juga kemungkinan sangat kecil bahkan mungkin tdk akan terjadi.

Analogi yang simple tapi menarik...lumayan bisa jadi alat untuk mengingat Arhenius equation ini.

Iseng2...cerita ini saya sampaikan ke anak2 1st year waktu experiment bikin polymer hari ini.
pas bgt ada pertanyaan "Why higher temperature will give higher reaction rate...?"
Begitu cerita ini mengalir....
Kakkakkkaaakkkakk...Gerrrrrrr...(banyak yg cekikikan)
Hehe...ternyata this story does work for them.

Alhamdulillah, dapet pelajaran baru...humor ternyata bisa membuat suasana antara guru dan murid lebih mencair dan akrab...

Labels:


posted by Ummu Khansa-Syifa   4 comments

Wednesday, February 02, 2005 | 4:44 PM

Heading to Wonogiri


Alhamdulillah...
Tiket sudah terbeli...Batam-Jkt-Solo 5 Feb 2005.
kerinduan yang sudah terpendam insya Allah akan segera terobati.

Kota kecil disebelah selatan solo, yang jauh hebatnya dibanding singapore...
tidak ada gedung2 menjulang tinggi, tidak ada universitas yang megahnya melebihi mall, tdk ada MRT yang super canggih...tapi selalu ada keramahan, keakraban, dan kedamaian yang selalu membuat rindu.

Soto+ayam gorengnya Mbak Ning, Ayam gorengnya Mbah Karto, Bakso raksasa, Sate kambing gudang seng, Pecel Mbah grobag, Nasi goreng sor sem, Rujak gayeng...hmm...hmm...sudah terbayang2...

Pelukan hangat dan senyum lembut mami...kangeeeeeennnn
Senyum cool nya papi...hehehe...ngangenin juga
Canda ceria dek nantik dan dek popy...i really miss them

Rencana pulang yang tadinya dijadwalkan bulan April, ternyata maju...dgn beberapa pertimbangan...
setelah dipikir2...kayanya bisa nih pulang liburan imlek...no chartered class, no teaching session, no wednesday meeting...yak...bisa nih...bisa...bisa kok...bener bisa...yuhuii
langsung deh sms terkirim ke sebrang lautan ..."Mas, pulang yuk liburan imlek"
dan hanya dalam hitungan detik...sms diterima dr sebrang lautan "ayukkkkkkkkkkk"
(hiyaaaaa...ternyata tdk cuma aku yang memendam kerinduan, kau pun juga)

semoga kepulangan kali ini benar2 bisa me-refresh kepenatan kita.
counting down...2.5 hari lagi insya Allah

Labels:


posted by Ummu Khansa-Syifa   0 comments

Tuesday, February 01, 2005 | 1:48 PM

Turn around


P: come...lets talk in person
M:(heh? where are going to bring me?...bertanya2 tapi ngikut juga)

then...
at that quiet corner...


P: T has told me what is coming to your mind. Please let me know why you come to that point?
M: Its a bit difficult to explain as our mind set might be different.

P: Understand...(diem...)
But one thing for sure, I don't want you to make a wrong dicision for a wrong reason.
M: (upss...diplomat dilawan)
P: If the main problem is A, we can work on it.
But if your main concern is B...that will be another different story...I can't say much about it
M: (speechless)
P: Dont worry, everybody experience what you are experiencing now...
Be patient, you just need to wait for your "turn around" point to come...
And hups...that will change your life. you'll realize it later.
M: (mengangguk2, tapi ga setuju...now I've proven that
our mindset is really different)
...
such a long conversation...

conclusion: there is no way to turn back...no way...
sabar...dan...syukur



Labels:


posted by Ummu Khansa-Syifa   0 comments