Friday, August 05, 2005 | 8:53 PM

Sesat dan Menyesatkan


Ketika org jahil yg mengaku ulama' angkat bicara dengan nafsu tanpa 'ilmu ...Sesat dan Menyesatkan.

Liputan6.com, Jakarta: Beberapa tokoh lintas agama hadir dalam perayaan ulang tahun ke-65 Abdurrahman Wahid di Jakarta, Kamis (4/8) malam. Sebelum menggelar doa bersama, para sahabat Gus Dur membacakan petisi yang dengan tegas menolak fatwa Majelis Ulama Indonesia yang mengharamkan aliran Ahmadiyah. Mereka menilai fatwa tersebut tidak menghargai nilai-nilai keagamaan dan kemajemukan bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan itu, mantan presiden Republik Indonesia ini memerintahkan barisan Garda Bangsa untuk membuka kembali setiap masjid Ahmadiyah yang sempat ditutup. "Orang-orang yang menutup dan mengunci setiap masjid Ahmadiyah masih belum mau membuka. Besok dibuka," tutur Gus Dur.

Sementara itu, 200 anggota Satuan Tugas Garda Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa kubu Muhaimin Iskandar menggelar latihan fisik di Pantai Ria, Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Jumat ini. Mereka datang dari Ponorogo, Madiun, Malang, Jombang, Pasuruan, Sidoarjo, dan Surabaya. Ketua Dewan Pengurus Nasional Garda Bangsa Imam Nachrowi menjelaskan, apel tersebut sebagai wujud kesetiaan terhadap Gus Dur yang telah memerintah kadernya untuk menolak adanya penyegelan kantor Ahmadiyah.

Imam menambahkan, ia telah menyerukan kepada anggotanya untuk bertindak tegas terhadap segala bentuk penindasan atas kebebasan beragama. "Karena ini sudah instruksi langsung dari Gus Dur, maka kita harus mengikuti langkah-langkah itu," tutur dia.
-cut-

Weleh-weleh...merayakan ulang tahun...doa bersama...trus berpetisi membantah fatwa MUI ttg Ahmadiyah yg sudah jelas2 melenceng (karena syahadat nya yang mengakui Mirza Ghulam Ahmad sbg Nabi terakhir setelah Rasulullah)...ck ck ck...geleng...geleng...

Semoga kita selalu diberiNya petunjuk dan dijauhkan dari segala syubhat2 yang semakin hari semakin gencar dan marak...

"Artinya : Tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi (khatamun nabiyyin)" [Al-Ahzab : 40]

Allahumma innii a'uu dzubika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam. (Ya Allah aku memohon perlindungan kepadaMu dari perbuatan menyekutukanMu sementara aku mengetahuinya. Dan akupun memohon ampun terhadap perbuatan syirik yg tidak aku ketahui).
[Ahmad IV/403 dan yg lainnya. Lihat shahih Al jamie' III/233 dan Shahih At Targhieb wat tarhieb oleh Albani I/19]

Labels:


posted by Ummu Khansa-Syifa   3 comments